Kenapa  sih saya bisa memiliih untuk masuk Ilmu dan Teknologi Pangan di IPB?? Mungkin salah satu alasan yang agak konyol, adalah karena saya gagal masuk ke Fakultas Kedokteran Umum Universitas Indonesia, sehingga ketika saat SNMPTN diterima di IPB, saya mengambil jurusan ITP.

Tapi sebenarnya, dalam hati saya juga berpikir, bagaimana seorang manusia bisa hidup tanpa adanya makanan?? Tidak ada gunanya kita meraih predikat sebagai seorang dokter, namun ternyata menolong orang-orang yang kelaparan saja tidak mampu, hanya bisa mengobati. Apalagi, banyak sekali kasus-kasus kelaparan di negara kita tercinta, Indonesia, dan yang kejadian yang lebih parah terdapat di wilayah Afrika yang mengalami musibah kekeringan dan kelaparan yang hebat.  sumber1 sumber2

Bisa dilihat bahwa pangan sungguh memegang peranan penting bagi kehidupan manusia, disamping dari kebutuhan manusia akan sandang dan papan. Tanpa adanya ketahananan pangan yang baik, suatu negara, sekuat apapun dalam bidang lainnya, namun lemah di bidang pangan, tidak akan bisa selamat. sumber3

Selain itu, saya juga menyukai pelajaran kimia dan biologi sewaktu masih di SMA, dan nilai yang saya peroleh pun cukup memuaskan sehingga saya memutuskan untuk mengambil Ilmu dan Teknologi Pangan.

Pertanyaannya adalah, mengapa harus di IPB?? Padahal masih banyak universitas lain yag mempunyai jurusan Teknologi Pangan yang cukup terkenal. Jawabannya mudah saja, karena IPB yang mempunyai ITP yang terbaik di Indonesia, bahkan di seluruh wilayah Asia Tenggara. Hebat bukan?? Bahkan Ilmu dan Teknologi Pangan di IPB adalah satu-satunya yang diakui oleh IFT diluar Amerika Utara. Sungguh menakjubkan!! sumber4

Saat ini, saya masih semester 3 di departemen Ilmu dan Teknologi Pangan. Untuk saat ini hanya ini yang bisa saya share dengan pembaca sekalian. Tetap setia membaca blog ini dan nantikan postingan saya selanjutnya  =)